TUNJUK AJAR DALAM TAAT HUKUM ORANG MELAYU SEBAGAI CIRI KHAS KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) SEBAGAI STRATEGIS PENCEGAHAN KORUPSI BAGI MAHASISWA DI SUMATERA UTARA

Nelvitia Purba, Hardi Mulyono, Risnawaty Risnawaty, Umar Darwis

Abstract


Kejahatan Korupsi di Indonesia merupakan permasalahan yang besar yang merupakan kejahatan extra ordinary crime (kejahatan yang luar biasa) hingga saat ini belum dapat diselesaikan dengan tuntas. Salah satu konsep untuk mengurangi kejahatan korupsi ini melalui pencegahan kepada generasi muda. Konsep pencegahan ini membutuhkan waktu lama terutama yang berkaitan dengan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal sebagai Tunjuk Ajar masyarakat Melayu yang dapat dijadikan  Sumber Hukum dalam taat hukum untuk pencegahan korupsi bagi mahasiswa di Sumatera Utara Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian (R&D) untuk menghasilkan rancangan produk desain Pendidikan Anti Korupsi berbasis Tunjuk Ajar taat hukum, produk ini di validasi secara internal (pendapat ahli dan praktisi). Analisis datanya dilakukan dengan cara kualitatif yaitu dengan tidak menggunakan angka-angka dan rumus-rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Orang Melayu Taat Hukum terlihat dalam tunjuk ajar yang terdapat dikalangan orang Melayu yang berbentuk petuah-petuah, amanah-amanah syair dan pantun. Tunjuk Ajar taat hukum yang terdapat dalam Kearifan Lokal tercermin dalam aktivitas sehari-hari dapat tercermin diantaranya; Harus Malu Mengambil Yang Bukan Haknya, Harus Malu Mengambil Yang Bukan Miliknya.

Keywords


Budaya Malu, Pencegahan Korupsi, Generasi Muda, Tunjuk Ajar

Full Text:

PDF

References


Suryani, Ita. "Penanaman Nilai-nilai Anti Korupsi di Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi sebagai Upaya Preventif Pencegahan Korupsi." dalam Jurnal Visi Komunikasi 14.02 (2015): 285-301.

Patra, Junaidi I. Ketut. "KORUPSI, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI INDONESIA." Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia 3.1 (2018): 71-79.

https://www.kopertis6.or.id/kemahasiswaan/815--surat-edaran%20dirjen-dikti-tentang-implementasi-pendidikan-anti-korupsi-di-perguruan-tinggi.html

Hantoro, Juli. 2018. “Pendidikan Antikorupsi Wajib Masuk Kurikulum Mulai 2019.” Nasional.Tempo

Raudati, Hasni, and Abdurrahman Adisaputera. "NILAI-NILAI EDUKATIF PANTUN DALAM TUNJUK AJAR MELAYU KARYA TENAS EFFENDY (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)." Asas: Jurnal Sastra 7.3 (2018).

Sugiyono, Metode. "penelitian & pengembangan (Research and Development/R&D)." Bandung: Penerbit Alfabeta (2015).

Ngutra, Theresia. "Hukum dan Sumber-sumber Hukum." Jurnal Supremasi 11.2 (2017).

Latipulhayat, Atip. "Khazanah: John Austin." Padjadjaran Journal of Law 3.2 (2016): 436-447.

Raudati, Hasni and Abdurrahman Adisaputera. 2017. “NILAI-NILAI EDUKATIF PANTUN DALAM TUNJUK AJAR MELAYU KARYA TENAS EFFENDY (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA).” Kode: Jurnal Bahasa.

Suryani, Ita, Bsi Jakarta, Kata Kunci, Penanaman Nilai-Nilai, Anti Korupsi, and Pencegahan Korupsi. 2015. “Penanaman Nilai-Nilai Anti Korupsi Di Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Sebagai Upaya Preventif Pencegahan Korupsi.” Jurnal Visi Komunikasi.




DOI: https://doi.org/10.32501/jhmb.v3i2.58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL HUKUM MEDIA BHAKTI INDEXED BY:

           


JURNAL HUKUM MEDIA BHAKTI PUBLISHED BY:
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PANCA BHAKTI PONTIANAK
Jl. Kom Yos Sudarso, Telp (0561) 772627 Fax (0561) 774442,
Kode Pos 78113, P.O. Box 1049
Provinsi Kalimantan Barat

Copyright (©) 2017 JURNAL HUKUM MEDIA BHAKTI

LICENCE JOURNAL:


Creative Commons License
Jurnal Hukum Media Bhakti by http://jhmb.ac.id/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

MAPS: